Jumat, 14 Februari 2014

"Rumah" Ikan Paling Menakjubkan di Dunia

Aquascape atau taman dalam air kini tengah populer dan menjadi hobi baru bagi mereka yang senang mendandani rumah. Tidak hanya memberikan kesejukan, aquascape juga bisa memberikan ketenangan dan sensasi keindahan.

Aquascape menjadi cara lain dalam menciptakan keselarasan dengan alam di dalam rumah. Dengan meletakkan aquascapedi salah satu sudut rumah, Anda bisa merasakan suasana yang khas di dalamnya. Jernihnya air, pantulan cahaya lampu, serta beragam jenis tanaman di dalamnya yang bergoyang lembut diiringi gerakan halus aliran air, seperti memiliki daya tariknya tersendiri. Menurut desainer interior Ade Lesmana, aquascapesangat berbeda dengan akuarium model lain.

Aquascapelebih mengutamakan perawatan tamannya dan bukan pada perawatan ikannya. Selain itu, tidak semua jenis ikan bisa hidup dengan tanaman yang jumlahnya cukup mendominasi. “Jadi, harus tepat memilih ikannya,” kata Ade. Tentunya, kehadiran taman akan menjadi bagian dari keseimbangan ekosistem di dalam air. Ada baiknya bila Anda memilih tanaman yang menyerap karbondioksida sebagai penyeimbang selama proses fotosintesis untuk diubah menjadi makanan dan membangun tubuhnya.

Taman atau tanaman di dalam aquascapeberfungsi menjadi biofilter yang akan menyerap kotoran dan urine ikan yang bisa menjadi racun untuk pertumbuhan ikan itu sendiri. “Hal yang harus diperhatikan, tanaman air yang ditanam dalam aquascape hampir sama seperti tanaman darat. Media tumbuhnya harus ditanami pasir kuarsa yang dicampur dengan pupuk khusus,” ujar Riki Oktavianus Komala, yang menjual aquascapedi Jakarta. Riki juga menambahkan, agar terlihat bersih dan tanaman tetap kuat tertanam pada medianya, sebaiknya permukaannya dilapisi lagi dengan pasir yang masih bersih atau tanpa campuran pupuk.

 Selain itu, permukaan tanah dibuat berkontur supaya tampak berdimensi. Anda bisa membuat komposisi taman dalam air seperti komposisi di dalam taman sesungguhnya. Ukuran, tekstur, karakter tumbuhan, dan warna disusun berdasarkan gradasi tinggi- rendahnya sehingga terlihat berdimensi dari setiap arah. Komposisi tanaman juga bisa Anda kombinasikan dengan berbagai ornamen seperti batu hias. Namun, pemakaian batu karang untuk akuarium air tawar biasanya tidak dianjurkan, kecuali jika Anda ingin menatanya menjadi akuarium air laut.

“Penggunaan batu karang untuk akuarium air tawar dapat memengaruhi kualitas air yang nantinya berakibat negatif untuk pertumbuhan tanaman yang ada di dalamnya,” ujar Riki. Sebagai salah seorang penggemar sekaligus penjual aquascape, Riki menyarankan agar lingkungan di dalam air disarankan harus mendekati kebutuhan tanamannya. Seperti halnya kebutuhan cahaya, biasanya cahaya lampu kualitasnya harus dibuat menyerupai cahaya natural. Jenis lampu fluorescentbisa dijadikan pilihan.

Anda juga harus memperhatikan kebutuhan suhu di dalam air, yakni tidak melebihi 26 derajat karena bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak sehat, bahkan bisa mati. Oleh karena itu, untuk menjaga temperatur air dibutuhkan alat tambahan, yaitu chiller controlled yang fungsinya sama dengan air conditioner (AC) yang bisa dihubungkan dengan air melalui pipa instalasi. Anda juga harus tetap memperhatikan kadar karbondioksida dalam air. Usahakan kondisinya seimbang untuk menjaga proses kehidupan di dalam air agar tetap normal.

“Perubahan warna pada indikator bisa menunjukkan kadar kandungan karbondioksida di dalam air sudah cukup,” ungkap Riki. Dengan hadirnya taman akuarium tidak hanya memberikan suasana visual yang menarik, tapi Anda bisa jadi lebih rileks, bahkan bisa menambah warna tersendiri di dalam rumah.




Tak hanya manusia yang ingin tinggal di lingkungan yang indah dan rumah yang nyaman. Rupanya ikan juga tak mau ketinggalan.

Apalagi bagi Dan Crawford, pendiri dan anggota UK Aquatic Plant Society (UKAPS), ikan berhak dapat tempat tinggal yang layak.

Ia bersama para 'aquascapers' yang jumlahnya terus berkembang, mencoba membuat akuarium yang sangat menakjubkan. Akuarium ini tak bahkan memerlukan pengetahuan di bidang biologi dan desain dalam pembangunannya.

Mereka menciptakan pemandangan yang menakjubkan dalam sebuah akuarium melalui bahan-bahan seperti batu, kayu, rumput khusus, pencahayaan khusus dan banyak lagi.



Prometheus

Sang Titan Prometheus memberi api kepada manusia, tapi di akuarium berkapasitas 200 liter ini malah bisa mematikan api. Akuarium dari Ukraina ini terbuat dari 20 jenis tanaman.





Lembah Carphatian

Akuarium berumur tiga bulan ini merupakan replika dari Lembah Carphatian. Selain aneka tanaman, dalam akuarium ini ada 4 jenis ikan.


Hutan Belantara

'Aquascaping' sedang jadi hobi yang populer di Hungaria, ini salah satu hasilnya.

Pantai Tersembunyi

Aquascaper asal Turki ini membangun akuarium dengan memakai lima jenis tanaman berbeda, termasuk flame moss dan rotala mexicana, untuk membuat pemandangan yang indah ini.

Lembah Asia

Karya seni aquascape yang dibuat di Mlawa, Polandia ini merupakan gambaran Lembah di Asia.Di dalam aquarium tank nya terdapat 10 jenis mahkluk air yang berbeda dan 7 jenis tumbuhan yang berbeda.


Ziarah

'Pilgrimage' karya Shintaro Matsui dari Japan, jadi juara kelima di IAPLC tahun 2013.

Turun ke Lembah

Akuarium asal Latvia ini butuh waktu enam bulan sampai seluruh tanamannya berkembang dengan sempurna.


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar